situs toto

Anting Emas Ibuku Episode 06

« Prev Daftar Episode EP 6/8 Next »

POV Eko

Hari ini adalah hari pertama aku masuk kerja. Aku merasa sangat bersemangat karena semalam aku sudah mendapatkan “suntikan energi” dari Ibuku yaitu dengan bersetubuh dengannya. Aku pun bersiap-siap dengan seksama agar hari pertama kerja nanti bisa berjalan optimal. Setelah selesai bersiap-siap aku pun bergegas keluar kamar untuk sarapan bersama Ibu dan kedua adikku.

Ketika keluar kamar dan berjalan ke meja makan, kulihat Ibu dan kedua adikku sudah duduk manis menungguku untuk sarapan bersama. Kuperhatikan Ibuku memakai kemeja lengan pendek yang agak ketat dengan rok selutut bermotif bunga-bunga sedangkan kedua Adikku seperti biasa mengenakan seragam sekolahnya.

Selama sarapan pagi aku lebih banyak bercengkrama dengan kedua adikku sedangakan Ibu lebih banyak diam dan mengangguk-angguk saja. Namun dibalik itu kulihat tatapan mata Ibu berbeda dari biasanya. Tatapannya khas seperti seorang wanita yang sedang jatuh cinta. Aku pun tidak terlalu menanggapinya karena takut ketahuan oleh kedua adikku.

“Mas, hari ini pertama masuk kerja ya?”. Tanya Fitri adikku

“Iya Fit, emangnya kenapa”. Tanyaku kembali padanya.

“Nanti kalo udah gajian, beliin aku baju baru ya mas hehehehe”. Pintanya sambil nyengir padaku.

“Aku juga dong mas, masak Fitri aja yang dibeliin”. Protes Nia yang juga meminta hal yang sama.

“Haduh kalian ini, mas belum gajian aja udah minta macem-macem, bisa langsung ludes gajiku sebulan kalo ngelayanin semua permintaan kalian”. Jawabku pada kedua adikku.

“Fitri, Nia, mas kalian kan baru mulai kerja, jangan dibebanin permintaan yang macem-macem dong, kasian nanti gajinya langsung abis lagi”. Ujar Ibuku sambil tersenyum penuh arti kepadaku.

”Iya kita mintanya dibeliinnya juga yang gak mahal-mahal amat kok, hehehehe”. Ujar Fitri yang juga diamine oleh Nia.

“Yowis, cepetan habisin sarapannya nanti kalian telat lho”. Kata Ibuku menyudahi perbincangan.

Akhirnya sarapan pun berakhir, seperti biasa Ibuku akan ke dapur membereskan sisa-sisa sarapan tadi setelah kedua adikku berangkat lebih dulu karena takut terlambat sekolah. Sedangkan aku berangkat lebih belakangan karena seperti biasa aku dan Ibu akan “berpacaran singkat” alias bermesra-mesraan sejenak setelah mereka berdua berangkat sekolah.

Selesai Ibu membereskan sisa-sisa makanan pagi tadi di dapur, kami pun berpapasan di ruang tengah. Ibuku menatapku dengan senyuman manis. Aku pun langsung menghampirinya lalu memeluknya dengan erat. Kami pun lalu saling bertatapan dan tidak lama kemudian bibir kami menyatu dalam satu ciuman yang mesra.

“Bu, aku berangkat dulu ya, doain aku biar kerjaannya lancar”. Kataku pada Ibu.

“Iya nak, Ibu doain biar kerjaanmu lancar”. Balas Ibuku.

“Nanti kalo aku udah gajian, aku janji bakal bantuin warung Ibu sekalian beliin Ibu baju dan asesoris baru”. Janjiku pada Ibuku.

“Makasih ya nak tapi gak usah terlalu berlebihan ya, sisain tabungan untuk keperluanmu”. Kata Ibu menasihatiku.

“Tenang Bu, aku gak bakal abisin semua uangku kok, pasti sisanya aku tabung”. Balasku pada Ibu.

“Nah gitu dong, itu baru namanya anak Ibu”. Ujar Ibuku kembali memelukku erat.

Aku pun membalas pelukannya dengan lebih erat. Akhirnya setelah selesai “bermesra-mesraan” dengannya aku pun berpamitan karena takut terlambat. Kembali ciuman bibir aku layangkan padanya lalu aku bergegas untuk pergi ke kantor.

« Prev Daftar Episode EP 6/8 Next »
katsu5