Sinopsis
“Aduh kolokan banget sih anak Mama, yaudah sekarang kamu boleh netek sama Mama tapi abis itu tidur ya soalnya Mama udah ngantuk berat ini”. Kata Mamaku lembut.
Setelah Mama membolehkan aku pun langsung menghisap-hisap kedua payudara Mamaku yang montok dan penuh dengan ASI ini. Kurasakan ASI Mama terasa manis dan lezat. “Oh pantas saja adik-adiknya tumbuh dengan sehat, ternyata karena ASI Mama begitu melimpah dan lezat seperti ini”. Setelah selesai meminum ASI di kedua payudaranya, kulihat Mamaku sudah tertidur pulas karena kelelahan akibat pertempuran dahsyat malam ini.