Sinopsis
“Ma, maafin aku Ma. Aku gak bermaksud buat hamilin Mama, niat awalku cuma buat senang-senang aja main sama Mama hiks hiks hiks”. Katanya meminta maaf dan menangis di perutku.
“Udah Vin, kamu gak usah merasa bersalah gitu. Lagipula Mama juga sebenarnya pengen punya anak perempuan dari dulu. Ya semoga aja anak yang ada di perut Mama ini perempuan”. Kataku sambil mengusap kepalanya dengan lembut.
“Ma, aku sayang Mama CUPP”. Katanya mencium bibirku dengan lembut
“Yaudah kalo gitu kita keluar dari rumah sakit sekarang ya sekalian cari makan siang”. Kataku sambil melepaskan ciumannya pada bibirku dan mengajaknya untuk makan siang.
Akhirnya kami pun pergi dari rumah sakit dan mencari restoran terdekat untuk makan siang.