Sinopsis
Aku cuma tersenyum menanggapinya. Memang aku selalu bersikap sebaik mungkin kepada pembantuku itu. Biar dia kerasan bekerja di rumahku. Mencari pembantu yang tekun bekerja di satu rumah sangat sulit di zaman sekarang ini.
Tadinya di rumahku tidak ada pembantu. Semua urusan rumah kukerjakan sendiri. Tapi sejak sebulan yang lalu Mas Tris mendatangkan pembantu untuk bekerja di rumahku. Untuk mempersiapkan kalau aku sudah melahirkan nanti. Karena kalau aku sudah melahirkan, pasti banyak pakaian anak yang harus dicuci tiap hari, katanya.
Yang menarik dari pembicaraanku dengan Tinem barusan adalah, suaminya pencemburu. Sedangkan Mas Tris sebaliknya.