⚠️ Disclaimer: Cerita ini fiksi dan mengandung konten dewasa (18+). Jika kamu belum cukup umur, mohon tidak melanjutkan membaca. Semua tokoh, nama, tempat, lembaga, serta latar (profesi/kelas sosial/suku, dll.) adalah fiktif; kemiripan dengan dunia nyata hanyalah kebetulan dan tidak dimaksudkan mewakili pihak mana pun. Tanggung jawab ada pada pembaca.
Bukan main senangnya aku menerima surat pengankatan sebagai karyawan tetap. Tapi yang paling menyenangkan aku jadi bisa bertemu Mbak Melvi setiap hari.
Dan kenangan manis di Yogyakarta bisa terulang beberapa kali, tentunya saat Mbak Melvi lama tidak bertemu suaminya. Thanks Mbak Melvi aku suka menemanimu.