situs toto

Anting Emas Ibuku Episode 02

« Prev Daftar Episode EP 2/8 Next »

Ibuku Ningrum

Setelah itu aku bersarapan bersama Ibu dan kedua adikku karena Ayahku sedang dinas keluar kota. Saat sarapan aku sangat terpesona melihat Ibuku yang tampil cantik dengan memakai dress warna hijau yang agak ketat. Ketika aku mencuri-curi pandang ke bagian payudaranya, tatapan mataku tertangkap basah oleh Ibuku.

Karena malu, aku pun langsung mengalihkan pandanganku ke piring makanan. Pagi itu tidak banyak perbincangan yang terjadi diantara kami berempat hanya Ibu menasihati kedua adikku untuk rajin belajar dan memintaku untuk giat mencari pekerjaan. Setelah sarapan kedua adikku langsung berpamitan pergi ke sekolah sedangkan aku kembali ke kamarku sebentar mengambil berkas-berkas lamaran kerja dan sedikit merapikan kamarku.

“Bu, aku pergi dulu ya mau ngelamar kerjaan”. Kataku pada Ibu

“Yowis nak, hati-hati ya di jalan”. Balas Ibuku dengan ramah dengan tatapan penuh harap.

Melihat tatapan Ibuku yang penuh harap seperti itu aku langsung reflek memeluk tubuhnya dengan erat. Ibuku pun yang awalnya kaget karena selama ini aku jarang memeluknya akhirnya membalas pelukanku dengan erat. Sewaktu memeluknya aku pun berkata padanya:

“Bu, antingnya jangan dijual ya, aku gak mau Ibu sampe harus jual anting ini cuma karena gak punya uang”. Kataku sambil memegang anting-anting yang ada di telinganya.

“Ya mau gimana nak, Ibu sebenarnya juga gak mau jual anting Ibu tapi kamu tau sendiri kan keuangan keluarga kita kayak gimana? Ayahmu sendiri gajinya pas pasan, penghasilan dari warung Ibu juga kadang nutup kadang juga kurang, sementara kedua adikmu yang masih sekolah itu juga butuh biaya, makanya Ibu kemaren minta bantuan kamu buat lepasin anting di telinga Ibu ini buat tak jual tapi kamunya malah gak mau”.

“Ibu gak usah khawatir, pokoknya aku bakal usaha cari pekerjaan sedapat mungkin, nanti kalo udah keterima kerja, gajiku bakal aku kasih ke Ibu untuk nutupin kebutuhan keluarga kita”. Hiburku sambil mengelap air mata yang mengalir pelan di kedua pipinya.

“Iya nanti Ibu doain kamu biar dapet kerjaan bagus supaya kamu sukses dan bisa ngebantu Ibu dan kedua adikmu yang masih sekolah itu”. Balas Ibuku dengan manis.

“Yaudah aku pergi dulu ya Bu, Muah. Kucium pipi kiri Ibuku dengan lembut.

“Ih kamu tumben cium-cium Ibu. Katanya sambil tersenyum.

“Abisnya Ibu cantik sih, apalagi kalo pake anting-anting emas kayak gini cantiknya jadi tambah sempurna”. Pujiku padanya.

“Bisa aja kamu ngegombalnya, Yowis Ibu mau nyuci baju dulu abis itu baru buka warung, kamu juga cepetan cari kerja sana ntar kesiangan lagi”. Ujar Ibuku menyudahi obrolan kami di pagi ini.

“Ok Bu, aku pergi dulu ya, Muah. Kataku pamit sambil mencium pipi kirinya. Ibuku hanya tersenyum manis melihat tingkahku.

Setelah itu aku pun keluar rumah menaiki motor kesayanganku untuk berkeliling ke berbagai perusahaan mencari pekerjaan. Di sela-sela perjalanan aku teringat bahwa tadi pagi aku baru saja onani dengan menyemburkan spermaku ke CD Ibuku. Aku berharap semoga saja spermaku sudah mengering sehingga Ibuku tidak curiga padaku.

« Prev Daftar Episode EP 2/8 Next »
katsu5