Sinopsis
⚠️ Disclaimer: Cerita ini fiksi dan mengandung konten dewasa (18+). Jika kamu belum cukup umur, mohon tidak melanjutkan membaca. Semua tokoh, nama, tempat, lembaga, serta latar (profesi/kelas sosial/suku, dll.) adalah fiktif; kemiripan dengan dunia nyata hanyalah kebetulan dan tidak dimaksudkan mewakili pihak mana pun. Tanggung jawab ada pada pembaca.
Karena itu aku tidak tau apa yang mereka lakukan terhadapku karena aku sudah tidak sadarkan diri. Aku hanya bisa berharap agar lubang vagina dan anusku tidak luka.
Tiba-tiba aku tersadar dan bisa membuka mataku, aku menyadari kalau aku tidur dengan dihimpit oleh Mang Karyo yang ada di depanku dan Mbah Tanto yang ada di belakangku.
Tapi, tetap saja efek jamu itu belum habis karena aku merasakan kalau penis Mang Karyo yang masih menancap di dalam vaginaku dan juga penis Mbah Tanto yang masih tertanam di dalam anusku masih berada pada ukuran maksimalnya, tapi karena aku sudah lemas dan ngantuk sekali aku tidak memikirkan itu, dan aku menutup mataku agar badanku bisa segar dan bisa melayani mereka lagi esok hari.