Sinopsis
Ketika berjalan di depan bekas rumah kontrakannya itu perlahan memori budi berputar kebelakang, mengingat kejadian 1 tahun yang lalu. Semua kejadia yang telah ia alami selama tinggal di rumah kontrakan petak itu, terbayang jepitan memek tua dari mak nani yang ternyata masih begitu nikmat, terbayang juga kecantikan khas parahyangan dari teh lilis juga jembut lebatnya yang terasa geli saat di sodok kontol budi.
Juga tidak lupa baiknya lani yang dengan tulus selalu memuaskan budi di atas ranjang, terbayang pula liar dan binalnya mbak inesh.. serta teringat juga akan kesexyan tubuh mantan kekasihnya, mbak nita yang saat ini masih terasa sakit bila teringat kembali. Juga tubuh semok umi nisa yang selalu di balut jilbab syaari nya itu, betapa tak terduga nya syahwat liar dari umi nisa ustazah yang mulai doyan kontolnya itu.